
Kelila, Mamberamo Tengah – Kepedulian terhadap masyarakat tidak selalu diwujudkan melalui tindakan besar. Terkadang, bantuan sederhana yang diberikan dengan tulus justru menjadi hal yang paling berarti bagi mereka yang membutuhkan. Semangat inilah yang ditunjukkan personel Polsek Kelila saat membantu warga Desa Timeria, Distrik Kelila, Kabupaten Mamberamo Tengah, Rabu (14/10/2026).
Berawal dari keterbatasan kendaraan, seorang warga Desa Timeria mendatangi Mapolsek Kelila untuk meminta bantuan mengantar mereka menuju akses jalan baru di desa tersebut. Mendengar kesulitan yang dihadapi warga, personel Polsek Kelila segera merespons dengan memberikan bantuan transportasi menggunakan mobil patroli.
Tanpa berlama-lama, personel kepolisian mengantarkan warga menuju lokasi yang dituju. Bagi masyarakat yang sedang menghadapi keterbatasan sarana transportasi, bantuan tersebut bukan sekadar perjalanan menggunakan kendaraan patroli, melainkan bentuk perhatian dan kepedulian yang meringankan kesulitan mereka.
Rasa terima kasih pun disampaikan warga setibanya di depan akses jalan baru Desa Timeria. Sambutan sederhana tersebut menjadi gambaran bahwa kehadiran polisi yang mau mendengar, memahami, dan membantu kebutuhan masyarakat memiliki arti tersendiri dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui tindakan nyata ini, Polsek Kelila menunjukkan bahwa tugas kepolisian tidak hanya berkaitan dengan menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga menghadirkan pelayanan yang humanis, membangun rasa percaya, serta mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat.
Bagi Polsek Kelila, membantu warga merupakan bagian dari komitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama ketika warga membutuhkan pertolongan. Dengan mengedepankan kepedulian dan respons cepat, Polri diharapkan semakin dirasakan manfaatnya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 15.00 WIT tersebut berjalan aman dan lancar. Melalui kepedulian sederhana ini, Polsek Kelila kembali menegaskan bahwa kedekatan polisi dengan masyarakat dibangun bukan hanya melalui kata-kata, melainkan melalui tindakan nyata yang dirasakan langsung oleh warga.(RA).
Tidak ada komentar